Tentang CML
Kabar CML per 2015
Anak-anak sekitar CML, setelah dikenalkan pembelajaran kaligrafi |
Perpustakaan CML di Desa Kuwonharjo cukup
sederhana. Di dalam ruangan berukuran 6x9 meter milik salah satu warga itu
hanya dilengkapi meja, kursi, rak
buku,dan white board. Namun
terlepas dari keterbatasannya, perpustakaan desa ini memiliki lebih dari 1000
buku. Buku-bukunya beragam. Mulai dari buku akademis hingga non akademis. Mulai
dari buku anak-anak, biografi, fiksi,hingga majalah.
Keberadaan CML tak lepas dari dukungan
berbagai pihak. Khususnya mereka para donatur buku. Tyas Haryadi, pencetus CML
menjelaskan, sebagian buku di perpustakaan berasal dari koleksi pribadinya.
Namun untuk sebuah perpustakaan desa, tentu diperlukan lebih banyak koleksi
buku. CML pun mulai menerima sumbangan buku dari berbagai pihak. Mulai dari
mereka yang secara personal berdonasi hingga lembaga-lembaga formal/non formal di Malang dan komunitas penggalang buku (seperti Komunitas Jendela). Bahkan setelah pendiriannya, warga desa setempat juga turut berdonasi.
Kini keberadaan perpustakaan CML sedikit demi sedikit sudah mulai
memberi arti bagi warga desa. Anak-anak Desa Kuwonharjo mulai berdatangan ke
perpustakaan. Meskipun pada awalnya hanya tertarik untuk melihat-lihat buku
atau sekedar bermain bersama kawan-kawannya. Namun setidaknya, mereka sudah
tidak asing lagi dengan nuansa ‘perbukuan’ melalui perpustakaan sederhana di
desanya. (*)
No comments